Info

Pembaruan Sistem, Hyundai IONIQ 5 Pangkas Waktu Pengisian Aki

Kevin Reed

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Hyundai Motor Company  baru saja memperbarui pola pengisian daya listrik Hyundai IONIQ 5, salah utama produk mobil listrik andalannya. Alhasil, cuma perlu lima menit untuk mengaso serta menyedot listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik UMUM (SPKLU) untuk kebutuhan menempuh perjalanan 100 km berikutnya.

Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Hyundai, tentu kemajuan ini hendak membantu pengguna saat tak memiliki banyak waktu buat menunggu sampai baterai sempurna.

Adapun pola canggih recharging baterai  tersebut mengandalkan Hyundai -GMP (Electric Global Modular Platform) yang disematkan pada Hyundai IONIQ 5. Kinerjanya adalah pola multi, yaitu pengisian yang mampu bekerja dengan bermacam-macam teknologi recharging.

Teknologi recharging sistem multi ini ialah yang pertama di negeri, di mana si organ kompatibel dengan infrastruktur lama dan port pengisian gaya berkecepatan tinggi yang bertambah baru sehingga Hyundai IONIQ 5 bisa mengisi daya di stasiun pengisian gaya mana pun dalam perjalanan.

Membaca Juga: Pabrik Otomotif Global Rebound, Penjualan Hyundai Tembus 100 Komisi

Kawasan kemudi IONIQ 5 dengan futuristik. Diluncurkan (23/2/2021) di Seoul, Korea Selatan. Kini, bila smartphone dan laptop pengguna mengalami habis aki bisa dicolokkkan ke instrumen ini  [Dok Hyundai Motor Company]

Perubahan juga telah dilakukan pada motor Hyundai IONIQ 5 yang menjadikan jarak menanggung sanggup melaju lebih jauh. Sehingga produk lebih efisien dan ramah lingkungan, sekali lalu sempurna bagi mereka dengan menikmati perjalanan jauh.

Pada kondisi medan tertentu, pilot bisa bebas memindahkan bentuk transmisi gerak empat roda dan dua roda, dengan berdampak pada penghematan energi.

Pola Power Electric baru dioptimalkan untuk mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) dan memungkinkan pengisian daya dengan sangat cepat.

Hyundai IONIQ Ioniq 5 mampu mengisi daya hingga 80 persen kapasitas dalam waktu invalid dari 18 menit, serta menurut Prosedur Uji Kendaraan Ringan Harmonisasi Seluruh Dunia (WLTP), mengisi daya preferensi baterai 72. 6kWh cuma dalam lima menit dapat menjangkau 100 km, pas untuk perjalanan satu hari.

Fitur Vehicle-to-Load (V2L) menyediakan tenaga elektrik umum pada tegangan listrik 110V atau 220V dalam dalam dan di sungguh kendaraan.

Satu keunikan sedang, jika laptop atau hp pengguna Hyundai IONIQ 5 mengalami habis baterai, lulus colokkan saja ke mobil ini.

Baca Juga: Menuju Era Elektrifikasi, SPKLU Jababeka-Starvo Hadir pada Cikarang

Back to top