Info

Klaim Raih Predikat Unicorn Otomotif Pertama, Carro Berambisi Bangun Kemampuan AI

Kevin Reed

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Suara.com – Platform jual beli mobil Carro Indonesia memiliki sejumlah rencana utama setelah mereka menyabet predikat unicorn untuk marketplace otomotif pertama di Asia Tenggara.

Aditya Lesmana, Co-founder Carro dalam wawancara tertulis dengan Antara, Jumat (24/9/2021) mengatakan mereka akan memperluas cakupan produk dan mulai menerapkan teknologi artificial intelligent (AI) dalam layanan.

“Kami akan memperluas produk di pasar Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura, serta mempercepat pengembangan kemampuan AI,” kata Aditya Lesmana.

Ia mengatakan AI akan diimplementasikan di hampir setiap tahap pembelian dan penjualan mobil di platform Carro. Mulai dari mendeteksi defect selama proses inspeksi mobil yang dijual, hingga bot untuk layanan konsumen.

Baca Juga: Carro Ungkap Penjualan Mobil Bekas Naik 11 Kali Lipat di Kuartal Ketiga 2021

“Sehingga dapat memberikan konsumen layanan secara lengkap dan transparan dalam proses transaksi,” kata dia.

Sebelumnya, Carro mendapatkan suntikan dana sebesar 360 juta dolar AS dalam putaran pendanaan Seri C yang dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2. Dana itu akan dipakai guna memperkuat posisi pasar dan memperluas produk di pasar Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Carro juga mengklaim penjualannya tumbuh 11 kali lipat sepanjang triwulan tiga 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 lalu.

Selain itu, juga diumumkan bahwa 45,87 persen transaksi di Carro dilakukan sepenuhnya secara online dengan area Jabodetabek menjadi penyumbang penjualan terbesar yang diikuti Kota Semarang.

Dari sisi kendaraan, mobil jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) bertransmisi otomatis dan City Car merupakan model yang paling diminati.

Baca Juga: Penjualan Mobil Nasional di 2021 Diprediksi Tumbuh 38,6 Persen

“Hingga saat ini, MPV masih menjadi pilihan favorit konsumen Indonesia, terutama mereka yang telah berkeluarga. Walaupun demikian SUV dan City Car juga tetap memiliki market yang cukup besar. Kemungkinan, tren ini akan masih tetap sama untuk beberapa tahun ke depan,” kata Aditya. [Antara]

Back to top