Info

Beloved yang Masih Nekat Mudik, Perhatikan Check Point Berlapis

Kevin Reed

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com – Budi Setiyadi, Pimpinan Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menyatakan bahwa memasuki hari kedua kedua periode Larangan Mudik 2021, Jumat (7/5/2021) / H-7 Lebaran masih banyak anggota masyarakat yang memaksa ingin mudik.

Dikutip dari kantor berita Antara , Budi Setiyadi mengatakan bagi masyarakat yg terindikasi mudik, khususnya yg melalui jalur darat, jadi diminta putar balik ke daerah asal.

“Sejak kemarin kami bersama Kepolisian, TNI, Satpol PP, turun ke lapangan mulai membuat penyekatan di check point yang telah disepakati. Kemarin saya melakukan pengecekan di KM 31 serta perbatasan Bekasi hingga Karawang. Masyarakat yang terindikasi mudik, diminta putar balik, inch kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Posko penyekatan mudik di Sarana Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (5/5/2021).   Sebagai ilustrasi sebuah posko penyekatan [Suara.com/Jehan Nurhakim]

Berdasarkan data dari Korlantas Polri yang dihimpun dari sembilan Polda, hingga hari kedua penyekatan pukul twenty. 00 WIB, sebanyak twenty nine. 339 kendaraan diputar balik. Terdiri dari 16. 063 kendaraan pribadi, 2. 932 kendaraan penumpang, 8. 447 sepeda motor, dan one. 737 kendaraan angkutan barang.

Pola yang dilakukan masyarakat yang akan mudik saat ini sama seperti tahun lalu. Banyak masyarakat yang tinggal di Karawang namun bekerja di Jakarta lalu begitu pula sebaliknya.

“Untuk menyortir masyarakat yang mudik, secara kasat mata dapat terlihat. Misalnya mobil perseorangan membawa barang muatan. / kendaraan minibus pelat hitam kok KTP-nya beda-beda, tersebut pasti travel gelap, inch jelas Budi Setiyadi melalui keterangan tertulis.

Menurutnya, yang menjadi permasalahan adalah penyekatan sepeda motor di perbatasan Karawang.

“Jadi kalau motor itu berpelat B atau T kami lebih memberikan toleransi, apalagi jika bisa menunjukkan surat keterangan dari tempatnya bekerja. Tapi kalau pelat G, pelat R, atau yang lain, atau terlihat menarik barang seperti tas ransel besar, terindikasi mudik, ahora kami minta putar balik, ” jelas Budi Setiyadi.

Terkait dengan kemacetan di lokasi penyekatan, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas Kepolisian. Petugas di lapangan menyiasati oleh memprioritaskan pengendara yang sudah menunjukkan persyaratan untuk segera lewat.

Jika terjadi kemacetan cukup panjang, petugas akan melepas antrean untuk mengurai kemacetan.

“Namun jangan harap bisa lolos sampai manfaat, karena masih banyak verify point yang harus dilewati, karena tidak hanya di KM 31, juga ada di Pejagan, di Kecipir, Brebes untuk jalan Lokal, sampai Kalikangkung, jadi lapisannya sangat banyak, ” tandas Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub.

Lantas untuk travel gelap yang masih coba melintas, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja Polri yang proaktif dan bergerak cepat proses penindakan.

Back to top